Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul Laksanakan Kegiatan Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko dan Pengenalan Aplikasi SEMAR (Sistem Elektronik Manajemen Risiko)

Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko dan Pengenalan Aplikasi SEMAR (Sistem Elektronik Manajemen Risiko) pada hari Kamis, 9 Oktober 2025

Wonosari, Kamis (09/10/2025) — Dalam upaya memperkuat penerapan manajemen risiko Pemerintah Daerah dan peningkatan kapasitas SDM Perangkat Daerah, Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Manajemen Risiko dan Pengenalan Aplikasi SEMAR (Sistem Elektronik Manajemen Risiko).

Irban Kesejahteraan Rakyat, Eka Sri dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk ikut aktif membangun budaya sadar risiko. Di samping itu ditekankan pula bahwa “pembangunan daerah harus dikelola dengan pendekatan berbasis risiko, agar setiap potensi hambatan, ketidakpastian maupun penyimpangan dapat diindentifikasi dan dikendalikan sejak dini sehingga sasaran dan tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif, efisien dan akuntabilitas”.

Ada 3 (tiga) pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Auditor Utama, Hugo Dwianto Indriatmojo, SE., menyampaikan materi mengenai Overview Manajemen Risiko, yang memberikan pemahaman dasar tentang konsep, tujuan, dan manfaat penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Selanjutnya, Auditor Madya, Fithriyatun Nisa, S.Farm., memaparkan materi tentang Penyusunan Kertas Kerja Manual Manajemen Risiko, yang menjelaskan langkah-langkah penyusunan dokumen risiko secara sistematis sesuai pedoman yang berlaku. Dilanjutkan Auditor Muda, Eko Setyo , SIP., MAP., yang menyampaikan materi Langkah-langkah Penggunaan Aplikasi SEMAR untuk mendukung proses identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko secara terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan diikuti oleh Unit Pemilik Risiko dan Admin Manajemen Risiko Indeks dari seluruh Perangkat Daerah di Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami pentingnya penerapan manajemen risiko serta mampu memanfaatkan aplikasi SEMAR sebagai alat bantu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
#MRI
#pemkabgunungkidul
#InspektoratGunungkidul
#SPIP

Previous Inspektur Kabupaten Gunungkidul Raih Penghargaan Anggaraksa Dharma sebagai Inspektur Berkinerja Terbaik Tahun 2025

Leave Your Comment

Skip to content